Alhamdulillah senantiasa kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah yang telah memberikan kepada kita hikmah dan keteguhan hati sehingga sampai hari ini kita masih diberikan keistiqomahan dan komitmen yang kuat dalam mengemban amanah di kepengurusan KAMMI Daerah Bandung periode 2011-2013. Kepengurusan yang kurang lebih satu bulan ini terbentuk diharapkan bisa melanjutkan kerja kepengurusan sebelumnya yang sudah melakukan banyak hal di kota Bandung ini. KAMMI sebagai elemen masyarakat yang membawa citra intelektual dan kepemudaan menjadi salah satu harapan perbaikan yang ada di kota Bandung. Oleh karena itu arah gerak KAMMI harus memiliki muatan dan ciri khas tersendiri dibandingkan dengan gerakan yang lain.
Dalam rangka melebarkan arah gerak KAMMI Daerah Bandung kedepan, maka dibentuklah Departemen Pengembangan Komisariat (DPK) yang akan menjadi pelengkap dari kerja Departemen lain yang ada di KAMMI seperti Departemen Kaderisasi, Kebijakan Publik, Pengembangan Masyarakat, Biro Kemuslimahan, dan LSO Ekonomi. Semua departemen diharapkan bisa kerja secara harmonis yang saling melengkapi satu sama lain dan bisa menciptakan perbaikan secara signifikan. Agar departemen saling melengkapi satu sama lain diharapkan ada komunikasi yang intensif dan dapat menjaga ego pribadi sehingga tidak ada lagi program kerja yang dimeriahkan satu departemen saja, yaitu departemen yang membuat hajat acara.
Melihat arah gerak KAMMI Daerah Bandung ke depan yang makin meluas dan berkembang, maka KAMMI Daerah Bandung memiliki Departemen Pengembangan Komisariat (DPK). Departemen Pengembangan Komisariat (DPK) merupakan departemen yang berfungsi sebagai stimulus positif dan partner kerja dari komisariat yang sudah ada untuk meningkatkan atau minimal mempertahankan mutunya. Disamping itu DPK juga memiliki peran untuk membentuk komisariat baru di kampus yang belum ada komisariat KAMMI. Arah gerak DPK kedepan pun telah memiliki beberapa target yang telah ditetapkan. Dengan berbagai harapan dan cita-cita kita semua serta diiringi dengan kerja keras dan doa secara kontinu maka marilah kita bersama-sama melangkah dan menyongsong kepengurusan yang baru demi terciptanya KAMMI Daerah Bandung yang kokoh, seimbang, dan berkembang secara signifikan.
a) Visi Departemen
Menuju KAMMI Daerah Bandung yang kokoh, seimbang, dan berkembang secara signifikan
b) Misi Departemen
- Penguatan kader di internal Departemen Pengembangan Komisariat
- Menjalin hubungan komunikasi yang baik dan intensif antar departemen KAMMI Daerah Bandung
- Menguatkan pembinaan secara struktur organisasi ke setiap komisariat di KAMMI Daerah Bandung
- Melakukan komunikasi intensif dengan seluruh komisariat dengan mengedepankan perhatian dan pelayanan
- Membuat jaringan yang baik ke kampus-kampus yang telah ditargetkan menjadi proyek pengembangan KAMMI Daerah Bandung kedepan
- Mendokumentasikan dan sosialisasi konstitusi KAMMI dari tingkat KAMMI Pusat, KAMMI Wilayah, dan KAMMI Daerah untuk merapihkan kerja komisariat
- Melakukan evaluasi secara berkala untuk menjaga dan meningkatkan kualitas komisariat
- STRUKTUR KEPENGURUSAN DEPARTEMEN
a) Ketua : Irfan Maulana Basya (IT Telkom 2007/AB3)
b) Sekretaris dan Bendahara : Sarah Komalaningsih (UPI 2007/AB3)
c) Staff :
- Toto Hidayat (UIN SGD 2008/AB3)
- Fakhrunnas (UNPAS 2007/AB2)
- Irawati Mar’atussholihah (UIN SGD 2006/AB2)
- Mila Fardiyanti (UIN SGD 2007/AB2)
- Ririn AKD (UIN SGD 2007/AB2)
- Ridhi Asqolany (IT Telkom 2009/AB2)
ANALISIS SWOT
Strength
- Jaringan kampus yang kuat dan komunikatif
- Penyebaran komisariat yang didukung dengan wilayah strategis
- Tradisi intelektual dan berorganisasi yang tumbuh di setiap kampus
- Jumlah kader yang tersebar di berbagai kampus yang komisariat maupun non-komisariat
- Pencitraan KAMMI yang positif di lingkungan kampus
- Program Akreditasi Komisariat yang strategis dalam memperkokoh, mengevaluasi, dan mengembangkan organisasi dan kaderisasi
Weakness
- Keaktifan yang kurang membudaya di lingkungan KAMMI
- Terlalu mengandalkan personal tertentu dalam menggaggas ide gerakan
- Terbatasnya para pemikir dan penggerak KAMMI di komisariat
- Pengawasan Akreditasi Komisariat yang kurang intensif dan spesifik
- Pendataan internal komisariat dan analisa kampus yang belum terurut secara administratif
- Program kerja KAMMI yang kurang konstitusional dari minimalisnya informasi terhadap konstitusi KAMMI
- Terbatasnya SDM yang fokus dalam pegembangan organisasi KAMMI
Opportunity
- Tersedianya kelengkapan perangkat-perangkat organisasi KAMMI
- Pendataan melalui akreditasi yang cukup responsif dari Komisariat
- Ruang komunikasi yang terbuka untuk menumbuhkan KAMMI di berbagai kampus
- Sistem akreditasi yang tersedia dalam mengukur dan mengevaluasi kinerja organisasi secara berkala
- Adanya keinginan yang kuat ditingkatan Daerah, Komisariat dan masyarakat dalam mengembangan organisasi KAMMI yang lebih maju
- Pembagian peran yang meluas di kepengurusan KAMMI Daerah Bandung yang makin memperluas cakupan kerja
Treatment
- Belum beradaptasinya trend gerakan mahasiswa baru di tengah menguatnya kultur hedonisme dan apatisme di Kampus
- Kekurangan SDA dan SDM yang berkualitas yang dialami beberapa komisariat yang mengalami kemunduran
- Belum meratanya kapasitas jaringan dan komunikasi Kammi di stakeholder kampus dan masyarakat sebagai sebab kelambatan adaptasi
- Citra gerakan mahasiswa yang kurang produktif di kampus dan masyarakat
- Belum seimbangnya tuntutan percepatan antara trend akademik dan organisasi
1. Target-target DPK
- Menjaga, meningkatkan, dan meratakan kualitas komisariat yang sudah ada yaitu :
Komisariat Universitas Islam Negri Sunan Gunung Djati (UIN SGD)
Komisariat Institut Tekonologi Telkom (IT Telkom)
Komisariat Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Komisariat Politeknik Negeri Bandung (POLBAN)
Komisariat Universitas Pasundan (UNPAS)
Komisariat Universitas Islam Bandung (UNISBA)
Komisariat Universitas Padjajaran (UNPAD) Dipati Ukur
Komisariat Institut Teknologi Bandung (ITB)
Komisariat Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STT Tekstil)
- Merevitalisasi komisariat yang tidak sehat yaitu komisariat UNJANI
- Melakukan pemekaran dan komisariat persiapan dalam rangka perluasan KAMDA Bandung, yaitu :
Komisariat Persiapan UNIKOM
Komisariat Persiapan Politeknik Telkom
Komisariat Persiapan Al-Imarat
Komisariat Persiapan Universitas Al-Ghifari
Komisariat Persiapan UPI (pemekaran)
Komisariat Persiapan UIN (pemekaran)
2. Strategi dan Kebijakan
a. Tahap persiapan
- Ta’aruf dan penguatan internal DPK
- Penyusunan dan ideologisasi visi misi kepengurusan dan internal DPK
- Membagi peran dan tanggungg jawab strategis ke seluruh personal di DPK dan bidang pekerjaannya
- Merapihkan administrasi internal dan penyusunan anggaran kerja
- Mempersiapkan strategi kerja dan jadwal selama kepengurusan berlangsung
b. Tahap pembangunan
- Membuka jaringan komunikasi ke seluruh komisariat
- Sosialisasi program kerja DPK melalui kunjungan kerja ke komisariat
- Membuka link dan melakukan komunikasi intensif dengan kader di kampus yang menjadi target pemekaran
- Melakukan sosialisasi dan diskusi dengan kader di universitas yang menjadi target pemekaran
- Memantau perkembangan dan mengevaluasi hasil yang dicapai
c. Tahap pengembangan
- Melakukan pelatihan dan kunjungan kerja untuk meningkatkan mutu komisariat
- Melihat kinerja komisariat dan melakukan evaluasi dini
- Mengaudit administrasi dan kelengkapan komisariat
- Menetapkan standar mutu komisariat
- Melakukan akreditasi secara berkala untuk melihat kualitas komisariat
d. Tahap penjagaan dan pembinaan
- Melakukan pemantauan secara intensif kinerja komisariat
- Tetap melakukan komunikasi dan memberikan pelayanan untuk konsultasi
- Bekerja sama dengan Departemen Kaderisasi KAMMI Daerah Bandung untuk menjaga kualitas kader melalui MK1 dan MK2, serta peningkatan jenjang kader melalui DM2 dan DM3
- Melakukan pembinaan lebih intensif kepada komisariat persiapan dan pemekaran
1. Akreditasi Komisariat secara Berkala
v Tujuan : Mengaudit, menjaga, dan meningkatkan mutu komisariat
v Sasaran : Komisariat di KAMMI Daerah Bandung
v Waktu : 1 kali dalam 6 bulan
v Deskripsi :
Akreditasi komisariat secara berkala ini dimaksudkan untuk menjaga dan memantau kelangsungan kerja komisariat yang sudah ada. DPK akan menerapkan poin-poin yang telah ditetapkan dan melakukan standardisasi ke seluruh komisariat penuh yang ada pada KAMMI Daerah Bandung. Akreditasi berkala ini diharapkan bisa menyeimbangkan kualitas komisariat sehingga secara struktur akan menghasilkan komisariat yang sehat dan bisa menjalankan fungsinya secara baik.
v Anggaran : 4 x @ Rp 700.000 = Rp 2.800.000
2. Kunjungan Kerja DPK ke Komisariat
v Tujuan : Sosialisasi program kerja DPK dan arahan strategi kedepan, dan komunikasi secara berkala
v Sasaran : Seluruh komisariat
v Waktu : Maret-April 2011 dan kunjungan berkala setiap ada event
v Deskripsi :
Kunjungan kerja ini dilakukan secara berkala dalam waktu tertentu. Kunjungan kerja ini dalam rangka silaturahmi ke komisariat-komisariat dan memaparkan arahan kerja serta strategi DPK dalam mencapai target-target yang telah ditetapkan. kunjungan kerja ini juga bisa menjadi forum komunikasi komisariat dengan DPK untuk melihat kinerja dari komisariat. Komisariat juga bisa memberikan saran dan masukan serta kritik ke DPK jika memang diperlukan.
v Anggaran : Rp 200.000
3. Pemekaran Komisariat
v Tujuan : menyeimbangkan rasio kader dan pembagian peran kerja secara proporsional
v Sasaran : Komisariat IT Telkom, Komisariat UIN SGD, dan Komisariat UPI
v Waktu : selama 1,5 tahun kepengurusan
v Deskripsi :
Pemekaran komisariat ini merupakan tuntutan dari Panduan Kerja Daerah (PKD) yang disusun selama acara Musyawarah Daerah (MUSDA) KAMMI Daerah Bandung. Pemekaran ini dinilai perlu karena rasio dari kader yang tidak proporsional dan berlebih sehingga membuat kader kehilangan arahan kemudian hilang tanpa berita. Pemekaran komisariat ini dilakukan dengan berbagai tahapan yang akan disusun dalam rencana kerja Departemen Pengembangan Komisariat (DPK).
v Anggaran : Rp 200.000
4. Membangun Komisariat Persiapan
v Tujuan : memperluas cakupan dan pengaruh KAMMI Daerah Bandung
v Sasaran :
- Komisariat Persiapan UNIKOM
- Komisariat Persiapan Politeknik Telkom
- Komisariat Persiapan Al-Imarat
- Komisariat Persiapan Universitas Al-Ghifari
v Waktu : selama 1,5 tahun kepengurusan
v Deskripsi :
Membangun komisariat persiapan merupakan target kerja dari DPK yang diamanahkan Musyawarah Daerah (Musda) KAMMI Daerah Bandung dalam bentuk Panduan Kerja Daerah (PKD). Membangun komisariat persiapan dilakukan dengan tahapan dan strategi yang akan disusun dalam rencana kerja Depertemen Pengembangan Komisariat (DPK).
v Anggaran : Rp 200.000
5. Training Pengembangan Komisariat
v Tujuan : memberikan pelatihan membangun organisasi yang rapih dan sehat
v Sasaran : Seluruh komisariat penuh
v Waktu : Mei 2011 & Mei 2012
v Deskripsi :
Training ini akan dilakukan dalam bentuk yang formal dan dilakukan seperti dauroh yang berisi materi-materi keorganisasian, simulasi, dan strategi pengembangan organisasi yang akan disampaikan oleh trainer.
v Anggaran : 2 x @Rp 1000.000 = Rp 2.000.000
6. Dokumentasi dan sosialisasi konstitusi KAMMI
v Tujuan : memberikan arahan dan panduan dalam mengelola komisariat
v Sasaran : seluruh komisariat
v Waktu : Agustus 2011
v Deskripsi :
Dokumentasi dan sosialisasi konstitusi KAMMI dari tingkat pusat, wilayah, dan daerah ini diperlukan dalam rangka merapihkan kerja dari Komisariat agar sesuai dengan konstitusi yang telah disusun dalam Muktamar, Mukernas, Muswil, Mukerwil, Musda, dan Mukerda.
v Anggaran : Rp 350.000
7. Membentuk jaringan komisariat
v Tujuan : menguatkan kerja sama komisariat dan menjadi pendamping komisariat persiapan yang akan dibentuk
v Sasaran : seluruh komisariat
v Waktu : selama kepengurusan berjalan
v Deskripsi :
Membentuk jaringan komisariat merupakan langkah awal dari terjalinnya kerja sama yang kuat antar komisariat dalam melaksanakan kegiatan tertentu misalnya DM1, MK1, dan forum kajian yang disepakati bersama. Tujuan dari program kerja ini adalah sekaligus menjadi pendamping bagi komisariat persiapan dan komisariat pemekaran yang akan dibangun.
v Anggaran : Rp 200.000
8. Revitalisasi komisariat
v Tujuan : merehabilitasi komisariat yang kurang berkembang
v Sasaran : Universitas Jendral Ahmad Yani (UNJANI)
v Waktu : selama kepengurusan berjalan
v Deskripsi :
Revitalisasi ini dilakukan dengan pembinaan dan komunikasi secara intensif melalui pendekatan personal dan memberikan arahan strategis ke depan bagi komisariat yang kurang berkembang.
v Anggaran : Rp 100.000
9. Layanan DPK care
v Tujuan : melayani dan mengatasi masalah komisariat
v Sasaran : seluruh komisariat
v Waktu : Selama kepengurusan berjalan
v Deskripsi :
Komunikasi saat ini dapat dilakukan dengan begitu mudahnya. Oleh karena itu Departemen Pengembangan Komisariat (DPK) melakukan inisiatif untuk membuat layanan DPK Care yang bertujuan melayani dan mengatasi masalah komisariat. Layanan ini dapat dilakukan melalu telepon dan email yang akan disepakati bersama.
v Anggaran : Rp 100.000